Hari Pers Nasional, Astra Motor Kalbar Berikan Apresiasi Bagi Jurnalis

Apa? Astra Motor Kalimantan Barat sebagai Main Dealer sepeda motor Honda di wilayah Kalbar melalui jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) menyambut peringatan Hari Pers Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 Februari. Astra Motor turut serta memberikan apresiasi kepada rekan-rekan jurnalist dan karyawan media yakni berupa servis dan ganti oli gratis motor Honda ditambah dengan voucher diskon sebesar 25% untuk jasa servis lengkap yang dapat digunakan untuk kedatangan selanjutnya di AHASS. Dengan mengusung tema “ASTRA MOTOR Sahabat Pers” program tersebut dapat dinikmati selama periode 9-15 Februari 2022 di Astra Motor Sungai Raya Dalam.

Apresiasi di Hari Pers Nasional

Untuk menikmati program tersebut, rekan jurnalist dan karyawan media cukup mendownload aplikasi Motorku X di Playstore ataupun Appstore kemudian silahkan dipilih AHASS dan jam booking nya. Membawa name tag wartawan/ karyawan media dan wajib booking 1 hari sebelumnya, kemudian tidak lupa juga untuk mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mencuci tangan ditempat yang telah disediakan.
Sangat penting bagi pengguna sepeda motor Honda untuk memperhatikan performa sepeda motornya karna cepat atau lambat komponen pada sepeda motor akan mengalami kerusakan atau penurunan kinerja, apalagi kalau tidak dilakukan perawatan dengan teratur. Maka dari itu, sangatlah penting melakukan servis lengkap, selain kita bisa mengetahui kondisi spare parts atau komponen-komponen lainnya untuk menghindari kerusakan parah dan untuk meminimalisirkan biaya perawatan dan juga untuk meminimalisir resiko mogok.
Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Barat Iwan Hary Susilo mengatakan bahwa, penyebaran informasi saat ini tidak lepas dari peran rekan-rekan jurnalist dan karyawan media yang dengan senantiasa memberikan informasi yang membangun dan terupdate bagi masyarakat. Di moment Hari Pers Nasional 2022 ini, kami ingin mengapresiasi para rekan jurnalist dan karyawan media melalui program Astra Motor Sahabat Pers yang berada di Kalimantan Barat. “Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada rekan-rekan jurnalist dan karyawan media yang telah bekerja sama dengan menumbuhkembangkan bisnis otomotif di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat”. Ungkap Iwan.

Saya juga mendapatkan apresiasi tersebut

“Semoga dalam rangka Hari Pers Nasional ini, insan pers beserta Astra Motor senantiasa Satu Hati menemani masyarakat dalam meraih mimpi-mimpinya”. Tutup Iwan.

Hari Pers Nasional dirayakan setahun sekali


Hari Pers Nasional (HPN) diselenggarakan setiap tanggal 9 Februari bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia, didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985. Keputusan Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985 itu menyebutkan bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan dan peranan penting dalam melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila. Dewan Pers kemudian menetapkan Hari Pers Nasional dilaksanakan setiap tahun secara bergantian di ibu kota provinsi se-Indonesia. 

Benar-benar sahabat pers

Penyelenggaraannya dilaksanakan secara bersama antara komponen pers, masyarakat, dan pemerintah khususnya pemerintah daerah yang menjadi tempat penyelenggaraan. Landasan ideal HPN ialah sinergi. Sinergi antara unsur pers, antara unsur pers, masyarakat dan pemerintah digambarkan dengan pita-pita (umbulumbul) yang membentuk huruf-huruf HPN.
Sebelum diundangkannya Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 1985, HPN dibahas sebagai salah satu keputusan Kongres Persatuan Wartawan (PWI) ke-28 di Kota Padang, Sumatera Barat tahun 1978. Kesepakatan ini tidak terlepas dari keinginan pers untuk menetapkan hari bersejarah untuk memperingati peran dan keberadaan pers dalam skala nasional. Pada sidang Dewan Pers ke-21 di Bandung tanggal 19 Februari 1981, wasiat tersebut disetujui oleh Dewan Pers untuk kemudian diserahkan kepada pemerintah dan diputuskan pelaksanaan Hari Pers Nasional. 
Jurnalisme selalu mengalami dinamika persoalannya dari waktu ke waktu. Bukan saja pada masa Orde Baru, tetapi juga sebelum Orde Baru hingga saat ini mulai dari belenggu kolonialisme hingga kebebasan pers yang dibungkam. Maka dari itu, diharapkan, melalui peringatan HPN, insan pers dan masyarakat sudah seharusnya senantiasa berbenah dan mewujudkan cita cita Indonesia.(RAA)



Posting Komentar

0 Komentar