Tips Merawat Baju Balap ala Pembalap Astra Honda - Review Apa Aja

Wednesday, July 1, 2020

Tips Merawat Baju Balap ala Pembalap Astra Honda

Apa? Sobat apakah kalian termasuk orang yang menyukai olahraga balap? Jika iya berarti kita sama. Namun, bedanya mungkin terletak pada jika kalian sekaligus mempraktekkan dengan cara mengendarai sepeda motornya di dalam lintasan sedangkan saya hanya sebatas menyaksikan saja baik itu secara langsung atau melalui layar kaca, Haha, namun tak apa, yang penting kita punya hobi yang sama terkait olahraga balap motor. 

Siapa yang tak suka nonton balap motor?

Merawat baju balap menjadi hal penting 


Ya, balap menjadi hal yang sangat digandrungi oleh banyak orang, seperti halnya olahraga bola dan juga bulu tangkis. Balap juga memiliki banyak penggemar walaupun tergolong aktifitas ekstrem yang memacu adrenalin namun hal ini tidak membuat para rider balap gentar, bahkan semakin apik seorang rider dalam memacu kendaraan maka semakin banyak pula orang yang akan menjadi fans nya. 

Baju balap

Indonesia juga punya pembalap-pembalap handal. Salah satunya yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team yang juga selalu memberikan performa terbaik serta prestasi-prestasi membanggakan dalam setiap laganya. Bahkan, perawakan yang keren dan wajah yang tampan rupawan juga biasanya menjadi nilai lebih bagi dirinya. 
Namun, tahukah kalian jika berbicara tentang balap tidak semerta-merta hanya sekedar menarik pedal gas saja? Yup, merawat baju balap juga menjadi hal penting dan menyenangkan bagi para pembalap seperti dalam artikel dibawah ini. 
Musim balap tahun 2020 masih rehat sejenak. Tapi para pembalap muda kebanggaan Bangsa yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) selalu mempersiapkan diri. Mulai dari kebugaran tubuh, mental, hingga pernik pendukung lain. Tak terkecuali, wearpack (baju balap) yang lama menggantung. 
Baju balap menjadi salah satu hal penting yang harus dipersiapkan, sebagai antisipasi jika balapan kembali dihelat. Karena lama tak dipakai, para pembalap punya trik atau cara khusus agar penutup tubuh tersebut tetap terawat, nyaman dan siap pakai, serta tentu saja bersih. 

Tips merawat baju balap ala pembalap AHRT 

Herjun Atna Firdaus, pembalap 15 tahun asal Pati, Jawa Tengah, mengaku punya tiga jurus agar baju balapnya siap pakai setiap saat. Selain menjemurnya setelah pemakaian, dia menyiapkan tempat penyimpanan khusus yang tidak lembab, dengan harapan jamur menjauh. ”Saya juga selalu menyemprotnya dengan pewangi,” ucap Herjun yang tahun ini terjun di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP) 250 itu. 

Merawat baju balap ala pembalap AHRT

Cara yang lebih kompleks diungkapkan Lucky Hendriansya. Pembalap yang juga turun di ARRC kelas AP250 tersebut rajin melakukan beberapa hal terkait wearpack agar tetap nyaman dan selalu siap pakai. Menjadi kebiasaan pemuda asal Sidrap, Sulawesi Selatan itu untuk tak mencuci baju balap. Dia hanya membersihkannya menggunakan lap basah setelah pemakaian. 
”Tapi sebelumnya, saya selalu menyemprot angin (bertekanan tinggi/ menggunakan kompresor) pada bagian dalamnya. Setelah itu, bahan kulitnya dibersihkan pakai leather lotion care. Kalau jeda lama seperti sekarang, saya simpan di ruangan yang tak terkena matahari langsung dan tak lembab,” jelas Lucky. 
Trik hampir sama dilakukan oleh Rheza Danica Ahrens, pembalap yang tahun ini masih turun di kelas SS600 ajang ARRC. Langkah pertama yang selalu dilakukannya terkait perawatan baju balap adalah sebisa mungkin mengeringkan bagian dalam yang terkena keringat. Bisa dengan cara didiamkan atau dijemur, atau bisa juga dengan memberi semprotan angin bertekenan tinggi. 
Langkah lain yang membedakan cara Rheza dengan yang lain adalah membersihkan bagian luar yang berbahan kulit dengan bahan khusus agar debu atau jamur tak menempel. Caranya bisa dengan dilap atau disikat pelan. 
”Setelah semua proses itu, kalau tidak dipakai lama seperti saat ini, saya selalu memberinya pelembab agar bagian kulit tetap lentur saat akan dipakai. Nah, bagian dalamnya setelah kering disemprot dengan pewangi dan anti bakteri,” ujar Rheza. 
Nah gimana sobat dengan tips dari pembalap AHRT mengenai cara merawat baju balap? Semoga bermanfaat ya khususnya bagi kalian yang hobi balap motor dan mempunyai baju balap, sampai jumpa ditulisan saya berikutnya ya sobat sampai jumpa lagi see you.(RAA)

Silahkan berkomentar sesuai postingan dan dilarang berkomentar menyinggung SARA, SPAM, dan OOT ya sobat.
Oh ya jangan masukkan link aktif ya karena auto langsung dihapus makasih.
EmoticonEmoticon