Honda Super Cub C125 Dapat Warna Baru Jadi Makin Klasik - Review Apa Aja

Thursday, June 25, 2020

Honda Super Cub C125 Dapat Warna Baru Jadi Makin Klasik

Apa? Honda Super Cub C125 memiliki desain premium dan unsur originalitas yang kental di keseluruhan bodinya. Desain original ini memang dipertahankan oleh PT Astra Honda Motor (AHM), sebagai salah satu ciri khasnya.
Adapun desain original yang tetap dipertahankan seperti desain lampu bulat, model knalpot memanjang yang ikonik, didukung performa yang dapat diandalkan serta fitur-fitur premium di balik tampilan uniknya.

Honda Super Cub C125


Spesifikasi singkat Honda Super Cub C125


Honda Super Cub C125 menggunakan mesin injeksi berkapasitas 125cc, SOHC 4 gigi berpendingin udara dengan 2 katup yang handal dan ekonomis. Dengan tampilan finishing chrome pada detail parts-nya, semakin memberikan kesan premium. Beberapa perubahan yang dilakukan bertujuan meningkatkan sensasi berkendara.
Garis pinggirannya, dipertegas dengan di pelindung kaki dan fender depan maupun belakang. Untuk mempertegas garis S-shape klasiknya, fender belakang dari model ini terbuat dari bahan metal. Adapun setang kemudi, memberikan posisi berkendara natural yang mudah untuk dikendalikan dan menyempurnakan posisi berkendara yang tegap di mana pengendara mendapatkan visibilitas sempurna ke segala arah. 

Warnanya klasik

Kemudian, panelmeter mengadopsi kombinasi analog dan digital di mana terdapat dua lingkaran chrome yang memisahkan keduanya, lingkaran luar menunjukkan jarum Speedometer analog dan lampu pemberitahuan, sementara di lingkaran dalam menunjukkan tampilan digital. Keseluruhan sistem pencahayaan model ini telah menggunakan lampu LED.
Fitur premium dan modern lainnya yang disematkan pada model ini adalah Honda Smart Key System (SKS), yang terintegrasi dengan alarm untuk mencegah pencurian serta Answer Back System (ABS), di mana indikator akan berkedip saat digunakan untuk mempermudah pencarian motor di lokasi parkir.

Logo dimensi classic wing


Sebagai bentuk apresiasi kepada generasi sebelumnya, logo tiga dimensi “Classic Wing”, disematkan pada pelindung kaki serta Smart Key Honda Super Cub C125. Motor legendaris Honda, yang diperkenalkan pertama kali pada Tahun 1958, resmi meluncur di jalanan Kota Pontianak. 
Sejak diperkenalkan, sepeda motor bebek ini terus diapresiasi di berbagai belahan dunia. 60 tahun kemudian, pada 2017, motor Honda Super Cub telah mencapai angka produksi ke-100 juta dan dipasarkan di lebih dari 160 negara.
Pencapaian ini membuat Honda Super Cub menjadi motor terlaris dengan originalitas desain yang dimilikinya.
Dengan menggunakan basis Frame C110 Backbone yang terbuat dari baja berbentuk tabung, Honda Super Cub C125 memiliki berat bersih 107 Kg. Dilengkapi dengan suspensi depan teleskopik dan velg alumunium berdiameter 17 inchi yang elegan dan mendukung pengendalian yang lebih stabil dan presisi.
Honda Super Cub C125, memiliki bore dan stroke 52.4 x 57.9 mm, dengan rasio kompresi 9.3:1. Maksimum power sebesar 6.76kW dicapai pada rpm 7500 dan torsi maksimal sebesar 9.79 Nm pada rpm 5000. Ban depan model ini berukuran 70/90-17 dan ban belakang 80/90-17, keduanya telah menggunakan ban tubeless.

Dapat Warna Baru


Sebelum mendapat tambahan warna baru, produk bebek klasik itu sudah ada warna Pearl Niltava Blue dan Pearl Cadet Grey. Artinya saat ini Super Cub C125 di Negeri Sakura memiliki tiga pilihan kelir seperti di Tanah Air. Bedanya di Indonesia tidak memiliki varian Pearl Cadet Grey, gantinya ada Pearl Nebula Red.

Warna terbaru Honda Super CUB C125

Pearl Shining Black yang ada di Jepang dan di Indonesia tidak ada beda. Tetap mengusung warna kombinasi hitam dan putih. Warna gelapnya mendominasi bodi dari depan hingga belakang. Sementara kelir terang hanya ada di bagian fairing dan bodi samping. Sisanya tampilan finishing krom dibeberapa ornamen yang semakin memberikan kesan premium, serta sedikit motif abu-abu di sisi jok.
Pilihan kelir baru yang terlihat lebih sporty dan maskulin itu siap dirilis resmi di pada 31 Juli. Soal harga, Honda Super Cub C125 di Jepang dibanderol 407.000 Yen atau setara Rp 53,4 jutaan (kurs 1 Yen = Rp 131,42 pada 16 Juni 2020). Sementara untuk pasar Indonesia, dijual Rp 72,700 juta OTR Jakarta. Motor bebek termahal ini diimpor secara utuh dari Thailand.
Di luar tambahan warna baru, tidak ada perubahan dari sisi performa maupun fitur lainnya sobat.(RAA)

Silahkan berkomentar sesuai postingan dan dilarang berkomentar menyinggung SARA, SPAM, dan OOT ya sobat.
Oh ya jangan masukkan link aktif ya karena auto langsung dihapus makasih.
EmoticonEmoticon