Astra Motor Lewat Motorku X dan Jaringan AHASS Sumbangkan APD Untuk Tenaga Medis di Garis Depan - Review Apa Aja

Thursday, May 14, 2020

Astra Motor Lewat Motorku X dan Jaringan AHASS Sumbangkan APD Untuk Tenaga Medis di Garis Depan

Apa? Sobat Astra Motor Pontianak bersama dengan Jaringan AHASS Kalimantan Barat melalui Aplikasi MotorkuX melakukan penggalangan dana untuk memberikan Sumbangan APD berupa Baju Pelindung Diri, Kacamata, Masker dan Sarung tangan ke Tenaga Medis yang ada di Kalimantan Barat. Sumbangan yang terkumpul ini langsung di Salurkan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. APD saat ini menjadi kebutuhan paling utama untuk Rumah Sakit maupun Puskesmas, oleh sebab itu digalangkanlah pendanaan untuk membantu Team Medis di Kalimantan Barat.

Covid-19


Adapun Penggalangan Dana ini berasal dari sumbangan oleh Jaringan AHASS dan Aplikasi terbaru dari Astra Motor: APLIKASI MotorkuX, dimana setiap konsumen yang download aplikasi ini melalui Play Store Android/ App Store Apple akan berkontribusi menyumbangan Rp. 1.000,-/ Download.
Aplikasi MotorkuX ini dapat digunakan untuk Booking Servis dan mendapatkan informasi terkait Promo,Katalog Part,Katalog Motor Honda serta lokasi jaringan Bengkel Honda, AHASS (Bengkel Resmi Honda).
Semoga bantuan ini dapat membantu dan menambah kelengkapan yang ada di Rumah Sakit dan Puskesmas yang dimana sekarang menjadi Garda terdepan dalam menangani Pandemik Covid – 19.

Bantuan APD dari Astra Motor

Apa Itu APD


Lalu apakah APD? Alat pelindung diri (APD) adalah seperangkat perlengkapan yang berfungsi untuk melindungi penggunanya dari bahaya atau gangguan kesehatan tertentu, misalnya infeksi virus atau bakteri. Bila digunakan dengan benar, APD mampu menghalangi masuknya virus atau bakteri ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, mata, atau kulit.

Semoga bermanfaat bagi tenaga medis

Salah satu kelompok yang paling berisiko terkena penyakit infeksi, termasuk COVID-19, adalah petugas medis, baik dokter, perawat, maupun petugas medis lain yang sering kontak dengan pasien COVID-19.
Oleh karena itu, para tenaga medis yang sering kontak dengan pasien COVID-19 perlu menggunakan APD sesuai stsobatr agar mereka terlindungi dari infeksi virus Corona.
Pemilihan APD untuk mencegah infeksi virus Corona tidak bisa dilakukan sembarangan. APD yang ideal untuk mencegah dan melindungi tubuh dari paparan virus Corona memiliki kriteria tertentu, yakni:
  • Mampu melindungi tubuh dari percikan dahak yang mengandung virus Corona
  • Tidak mudah rusak
  • Ringan dan tidak membatasi gerak atau menimbulkan rasa tidak nyaman
  • Mudah dibersihkan

Jenis - Jenis APD yang Sering Digunakan Tenaga Medis


Berikut ini adalah beberapa jenis APD yang umumnya digunakan para tenaga medis dalam menangani ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan), pasien suspect (terduga positif), maupun sudah terbukti positif COVID-19 :

APD ada berbagai jenis


Masker

Ada 2 jenis masker yang umumnya digunakan sebagai APD dalam penanganan pasien COVID-19 atau orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona, yaitu masker bedah dan masker N95.

Pelindung mata

Pelindung mata atau google terbuat dari bahan plastik transparan yang berfungsi untuk melindungi mata dari paparan virus yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui mata. Alat pelindung ini harus pas menutupi area mata, serta tidak mudah berkabut atau mengganggu penglihatan.

Pelindung wajah

Sama halnya dengan pelindung mata, pelindung wajah juga terbuat dari bahan plastik jernih dan transparan. Jenis APD ini dapat menutupi seluruh area wajah, mulai dari dahi hingga dagu.
Bersama masker dan pelindung mata, pelindung wajah mampu melindungi area wajah dari percikan air liur atau dahak saat pasien COVID-19 batuk atau bersin.

Gaun medis

Gaun medis digunakan untuk melindungi lengan dan area tubuh dari paparan virus selama tenaga medis melakukan prosedur penanganan dan perawatan pasien.
Berdasarkan penggunaannya, terdapat dua jenis gaun medis, yaitu gaun sekali pakai dan gaun yang bisa dipakai ulang. Gaun sekali pakai adalah gaun yang dirancang untuk dibuang setelah satu kali pakai. Jenis gaun ini terbuat dari bahan serat sintetis, seperti polypropylene, poliester, dan polyethylene, yang dikombinasikan dengan plastik.

Sarung tangan medis

Sarung tangan medis digunakan untuk melindungi tangan para petugas medis dari cairan tubuh pasien selama merawat pasien COVID-19. Sarung tangan ini idealnya tidak mudah sobek, aman digunakan, dan ukurannya pas di tangan.
Sarung tangan yang sesuai stsobatr penanganan COVID-19 harus terbuat bahan lateks atau karet, polyvynil chloride (PVC), nitrile, dan polyurethane.

Penutup kepala

Penutup kepala berfungsi untuk melindungi kepala dan rambut para petugas medis dari percikan air liur atau dahak pasien selama mereka merawat atau memeriksa pasien. Penutup kepala harus terbuat dari bahan yang dapat menahan cairan, tidak mudah robek, dan ukurannya pas di kepala. Jenis APD ini umumnya bersifat sekali pakai.

Sepatu pelindung

Sepatu pelindung digunakan untuk melindungi bagian kaki petugas medis dari paparan cairan tubuh pasien COVID-19. Sepatu pelindung umumnya terbuat dari karet atau kain yang tahan air dan harus menutup seluruh kaki hingga betis.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan APD bekas pakai:
Tidak meletakkan APD bekas pakai secara sembarangan, baik di lantai atau permukaan benda lain, seperti meja, kursi, atau loker.
Tidak membongkar kembali APD bekas pakai yang telah dikemas dalam plastik khusus.
Tidak mengisi kantong plastik khusus APD bekas pakai terlalu penuh.
Bersihkan diri atau mandi setelah menggunakan APD.

Siapa Saja yang Perlu Menggunakan APD?


Siapa yang harus menggunakan APD?

Penggunaan alat pelindung diri yang telah disebutkan di atas hanya untuk tenaga medis yang merawat dan mengobati pasien terduga atau terkonfirmasi COVID-19, terutama yang berada di rumah sakit.(RAA)

Silahkan berkomentar sesuai postingan dan dilarang berkomentar menyinggung SARA, SPAM, dan OOT ya sobat.
Oh ya jangan masukkan link aktif ya karena auto langsung dihapus makasih.
EmoticonEmoticon