Perlukah Obat Flu untuk Bayi? - Review Apa Aja

Tuesday, December 24, 2019

Perlukah Obat Flu untuk Bayi?

  Apa?   Halo sobat gimana kabarnya hari ini? Sudah siap untuk merayakan pergantian tahun 2019 ke 2020 atau ada yang sedang mempersiapkan untuk merayakan hari raya natal, nah di setiap acara yang tentunya berlangsung penuh kebahagiaan terkadang ada saja hal yang membuat panik seperti saat sang buah hati terkena flu.

Perlukah Obat Flu untuk Bayi?
Saat sang buah hati terkena flu bikin cemas

Sobat yang merupakan para orang tua pastinya akan langsung panik jika sang buah hati terkena flu hingga menimbulkan batuk pilek. Namun, sebenarnya perlukah obat flu untuk bayi yang mengalami batuk pilek? lalu apa efeknya jika nekat memberi obat flu pada bayi? Kali ini saya akan membahas mengenai perlukah memberikan obat flu untuk bayi sob.
Jadi sob, memberi obat pada bayi yang sedang sakit flu memang merupakan niat yang sangat baik bagi para para orang tua, tetapi faktanya pemberian obat pilek atau flu untuk bayi bukanlah hal yang direkomendasikan untuk dilakukan para orang tua, hal ini tentunya ada alasannya yaitu :

  Efek obat flu pada bayi  


Hal yang perlu diperhatikan saat hendak memberikan obat flu pada bayi adalah perhatikan efek yang akan ditimbulkan oleh obat flu tersebut sehingga kita tidak boleh sembarang dalam memberi obat flu pada bayi, terlebih jika masih berumur dua tahun ke bawah.

Perlukah Obat Flu untuk Bayi?
Perlu diperhatikan efek obat flu kepada bayi

Obat flu dapat memberi efek samping yang serius, tak tanggung-tanggung bahkan nyawa bayi dapat menjadi taruhannya, jadi sobat mesti berhati-hati loh saat akan memberikan obat flu kepada bayi.

  Flu pada bayi akan mereda dengan sendirinya  


Bagi kalian para orang tua, perlu diketahui bahwa virus yang menyebabkan bayi Anda mengalami batuk pilek dapat mereda dengan sendirinya loh sob, kurang lebih dalam 5 hingga 7 hari. Jadi obat pilek untuk bayi ini tidak selalu diperlukan.
Bayi yang mengalami demam ringan sebenarnya merupakan tanda bahwa tubuhnya tengah berusaha untuk melawan virus yang menyerangnya. Meski demikian, tak menutup kemungkinan sang bayi diberi obat penurun panas.

Perlukah Obat Flu untuk Bayi?
Flu pada bayi akan sembuh dengan sendirinya

Pemberian obat penurun panas, seperti paracetamol lebih ditujukkan untuk mengurangi ketidaknyamanan buah hati sobat atas demam yang tengah dialami, meski demikian obat penurun panas ini tidak diperuntukkan untuk membasmi flu tersebut karena bayi mampu menyembuhkan dan menghasilkan antibodi untuk mengobati penyakit flunya.

  Pemberian obat flu pada bayi harus mengikuti petunjuk dokter  


Jadi menurut Gue Sehat yang merupakan platform kesehatan yang ada di Indonesia menekankan untuk para orang tua dan pengasuh anak harus memahami jika anak masih berusia dibawah tiga bulan, maka obat penurun panas seperti paracetamol dan sejenisnya tidak direkomendasikan untuk diberikan, perlu konsultasi dokter dalam hal ini sob.

Perlukah Obat Flu untuk Bayi?
Konsultasi kepada dokter menjadi hal yang wajib

Ibuprofen dapat menjadi alternatif obat pilihan bagi anak yang tengah mengalami flu, namun obat ini diperuntukkan bagi anak yang sudah menginjak usia enam bulan atau lebih. Jika nekat diberikan pada anak yang berusia dibawah 3 bulan, efek yang ditimbulkan biasanya dehidrasi, sakit perut dan muntah berkepanjangan.

Perlukah Obat Flu untuk Bayi?
Rekomendasi dokter akan menentukan obat flu yang pas

sobat perlu menghubungi dokter, terutama jika bayi mengalami demam dengan suhu tinggi seperti mencapai 38 derjat celcius, hal ini harus diperhatikan jika bayi dalam kondisi tidak mau makan, batuk yang tidak sembuh lebih dari tiga minggu dan memilikki tanda-tanda dehidrasi.

  Konklusi  


Jadi setelah membaca penjelasan saya di atas tentunya sobat lebih mengerti bahwa memberikan obat flu pada bayi merupakan sesuatu hal yang perlu dipikirkan matang-matang karena banyak hal yang menjadi pertimbangan sebelum memberikan obat flu kepada bayi, selain itu sobat wajib mengkonsultasikan kepada dokter saran terbaik jika anak sobat mengalami flu untuk dilakukan tindakan terbaik seperti apa yang harus dilakukan.
Baiklah sobat sekian artikel singkat dari saya semoga bermanfaat dan mampu memberikan wawasan kepada sobat sekalian, jangan lupa untuk memberikan komentar dikolom yang sudah tersedia ya sobat supaya saya mengetahui jika ada yang ingin sobat tanyakan, Ikan teri, Ikan betok, Thank You.  (RAA)  

Referensi :
- Guesehat.com
- foto dari unsplash.com

Silahkan berkomentar sesuai postingan dan dilarang berkomentar menyinggung SARA, SPAM, dan OOT ya sobat.
Oh ya jangan masukkan link aktif ya karena auto langsung dihapus makasih.
EmoticonEmoticon