Prajurit TNI AU Juga Mengikuti Edukasi Safety Riding dari Astra Motor Pontianak - Review Apa Aja

Tuesday, October 22, 2019

Prajurit TNI AU Juga Mengikuti Edukasi Safety Riding dari Astra Motor Pontianak

  Apa?   Sobat tahukah kalian bahwa tentara yang menjaga Tanah Air kita Indonesia ini bernama TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang pada awalnya dibentuk bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) kemudian diganti menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) dan kemudian berubah lagi menjadi TNI hingga saat ini.
TNI ini terbagi menjadi tiga divisi angkatan bersenjata yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara, setiap anggota TNI memiliki peran serta harus mampu membawa kendaraan tempur yang sesuai dengan divisinya masing-masing seperti TNI Angkatan Darat yang mengoperasikan kendaraan berat seperti Tank Tempur, Mobil Angkutan seperti truk, TNI angkatan laut yang mengoperasikan Kapal Perang, sedangkan TNI Angkatan Udara yang mengoperasikan pesawat tempur dan helikopter.

Prajurit TNI mengikuti edukasi safety riding

Namun dengan segala kemampuannya dalam bidang militer ternyata prajurit TNI tetap harus memahami safety riding di jalan raya loh sobat.

  Astra Motor Pontianak Edukasi prajurit TNI AU tentang safety riding  


Terkait dengan HUT POM TNI Angkatan Udara Lanud Supadio yang ke-73, Astra Motor Pontianak (PT. Astra International Tbk – Honda) dan Panitia POM TNI AU mengadakan edukasi safty riding yang bermanfaat untuk meningkatkan tertib berlalu lintas dikalangan tentara TNI AU dengan mengusung tema "Meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara" kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober yang lalu ini, digelar pada Gedung Serba Guna Pangkalan TNI AU Lanud Supadio.

Komandan Lanud mencoba Honda ADV 150

Sekitar 200 prajurit mengikuti edukasi safety riding berkendara yang aman ini, selain mengedukasi para prajurit TNI AU untuk lebih berhati-hati dalam berkendara menggunakan sepeda motor, Astra Motor Pontianak melalui tim safety ridingnya menawarkan berbagai macam program seperti :
  1. Edukasi Keselamatan berkendara yang di sampaikan langsung oleh Instruktur Safety Riding Dony Adrian,
  2. Pameran Unit dari dealer CV Anugrah Sentosa bagi peserta yang memiliki kendaraan motor Honda, dan
  3. Para prajurti TNI AU juga diberi kesempatan untuk mencoba menggunakan motor Honda ADV 150, dan New CBR150R dengan melewati berbagai rintangan yang bermanfaat untuk meningkat skill berkendara.


  Menjaga keselamatan saat berkendara menjadi kewajiban semua elemen masyarakat termasuk prajurit TNI  


Marketing Region Head Astra Motor Pontianak, Julius Armando mengungkapkan pemerintahan instansi khususnya prajurit TNI Angkatan Udara sama-sama memiliki peranan penting dalam upaya menjaga keselamatan berkendara, keselamatan pengendara/penumpang menjadi prioritas utama yang harus diedukasi.

Penjelasan instruktur safety riding dari Astra Motor Pontianak kepada prajurit TNI AU Lanud Supadio

“Untuk itu melalui edukasi ini, kami harapkan peseerta dapat menciptakan budaya tertib lalulintas dan memberikan pengaruh yang positif kepada pengendara lainnya.” ungkap Julius. 
“Kita sebagai pengendara, harus lebih peduli lagi terhadap peraturan lalulintas, dan tidak lupa harus melindungi diri sendiri pada saat berkendara, bisa dengan menggunakan perlengkapan berkendara dan bisa juga dengan melakukan pengecekan kondisi kendaraan.” Ujar Budi yang merupakan salah satu prajurit yang mengikuti edukasi safety riding ini.

  Safety riding bermanfaat mengurangi kecelakaan di jalan raya  


Safety riding adalah suatu cara, sikap, dan perilaku berkendara yang mengutamakan keselamatan baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain.

#Cari_aman

Setidaknya ada tiga tujuan mempelajari atau mengikuti pelatihan safety riding:
  1. Membangun kesadaran pentingnya berkendara yang aman
  2. Memahami bagaimana cara berkendara dengan aman dan selamat.
  3. Mendorong terciptanya budaya bebas celaka.
Dalam pelatihan safety riding banyak yang dipelajari, seperti persiapan berkendara, faktor personal, dasar berkendara dan manuver, serta manajemen risiko. Tidak hanya sekadar teori, peserta pelatihan juga dituntut untuk mempraktikkan langsung teori yang diberikan. Peserta diharuskan mengenakan perangkat safety riding untuk melindungi tubuh, seperti helm, sarung tangan, pelindung kaki, dan jaket. Setelah itu baru diperbolehkan mengendarai motor di lintasan yang sudah disediakan. Pengemudi harus melewati tantangan mulai dari jalan lurus, zig-zag, belok, membentuk angka delapan dan terakhir melewati jalan bergelombang.

Prajurit TNI AU Lanud Supadio saat mendengarkan pemaparan dari 

Pelatihan safety riding jadi sarana yang baik, agar pengendara bisa mengetahui langkah-langkah bagaimana berkendara yang benar agar terhindar dari kecelakaan. Beberapa kategori pelatihan akan memberikan pengetahuan juga pengalaman bagi pengendara agar lebih siap sebelum memulai perjalanan dengan kendaraannya.

  Konklusi  


Prajurit TNI AU Lanud Supadio jadi lebih memahami mengenai safety riding

Setiap elemen masyarakat tak terkecuali prajurit TNI wajib berkendara dengan aman saat menggunakan sepeda motor di jalan raya, hal ini tentunya bermanfaat untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang setiap tahunnya banyak merenggut nyawa, dengan diadakannya edukasi safety riding oleh Astra Motor Pontianak mampu membuat masyarakat semakin sadar pentingnya berkendaran dengan aman dan mengikuti rambu lalu lintas.  (RAA)  

Referensi :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Tentara_Nasional_Indonesia
- Rilis Astra Motor Pontianak

Silahkan berkomentar sesuai postingan dan dilarang berkomentar menyinggung SARA, SPAM, dan OOT ya sobat.
Oh ya jangan masukkan link aktif ya karena auto langsung dihapus makasih.
EmoticonEmoticon