Kamis, 03 November 2016

Menu Melayu Rumahan Di Pondok Area

Apa? Hai sobat, memasuki bulan November Kota Pontianak memasuki musim hujan yang cukup membuat suasana menjadi dingin maksimal, bagaimana tidak cuaca di pagi dan sore hari selalu mendung sobat #brrrrr. Namun dibalik musim hujan yang memberikan dingin yang cukup menggigit tulang  sobat sekalian bisa memanfaatkan hal tersebut untuk berburu kuliner kuliner yang dapat menghangatkan tubuh serta jiwa sobat yang mulai dingin dan kelam akibat ditinggalkan kekasih #ehh (akibat musim hujan maksud saya sob).
Nah bagi sobat yang pusing menentukan pilihan tempat untuk kulineran dimusim hujan seperti saat ini saya ada rekomendasi tempat yang pastinya sobat akan suka, nama tempat kulineran yang akan saya rekomendasikan kepada sobat sekalian bernama Pondok Area, seperti apa menu yang ada di Pondok Area akan saya jelaskan lebih lanjut sobat.

Menu Melayu Rumahan Di Pondok Area
Menu yang ada di Pondok Area, Courtesy tukangjalanjajan.com

Pondok Area yang terletak  di Jalan Uray Bawadi (Jalan Jawa) bersebelahan dengan Warung Kopi Area ini menyajikan menu - menu yang tentunya akan sangat cocok sekali bagi lidah orang melayu, kenapa saya sebut cocok bagi lidah orang melayu sob, karena sebagian besar menu yang disajikan merupakan menu khas melayu yang kental dengan rasa yang gurih, pedas, manis. Pondok Area memiliki tempat yang cukup sederhana dengan parkir yang tidak terlalu luas, namun siapa sangka menu yang ada disini sangat bervariasi rasanya seperti menemukan permata diantara biji kopi #ehhh, benarlah sudah peribahasa don’t judge the book by the cover, begitu juga dengan Pondok Area jangan menilainya dari tampak bangunan namun nilailah dari  menu-menu yang disajikan, karena banyak sekali menu yang disajikan mulai dari asam pedas, sayuran, sambal yang beraneka ragam, minuman yang segar, bahkan juga tersedia roti cane juga sobat, semua menu yang disajikan fresh karena dimasak pada saat sobat memesan menu tersebut.

Menu Melayu Rumahan Di Pondok Area
Aneka sambal Pondok Area, Courtesy tukangjalanjajan.com

Menu Melayu Rumahan Di Pondok Area
Ikan Lais pedas manis, Courtesy tukangjalanjajan.com

Baiklah sekarang kita bahas satu persatu yuk sob menu yang ada di Pondok Area, dan pada kesempatan tersebut saya dan teman-teman saya mencicipi berbagai macam menu, mulai dari asam pedas ikan baung, ikan asin lais pedas manis, tumis pakis cabe merah, sayur keladi, aneka sambal yang terdiri dari sambal teri tumbuk, sambal tempoyak, sambal salai ikan lais, dan sambal tencalok, serta tidak ketinggalan roti cane lengkap dengan gulai ayam, telur, kentang yang berpadu di dalam kuah yang kental, jangan ketinggalan nasi putih panas yang merupakan makanan pokok orang Indonesia sob hihi.
Menu yang pertama saya akan bahas dimulai dari aneka sambal ya sobat, hihi, sambal yang disajikan di Pondok Area sungguh bervariasi dan ini seungguh menggugah selera dimulai dari sambal tempoyak yang terbuat dari durian segar dan ditumis dengan cabe rawit utuh menjadikan sambal ini rasanya gurih, pedas, dan manis bersatu di dalam lidah menjadi sebuah harmoni penuh cinta dan kenikmatan #wow terkadang bagi yang ingin rasa yang lebih pedas tinggal menggigit cabenya saja, sambal yang kedua adalah sambal teri tumbuk yang terdiri dari ikan teri yang ditumbuk serta dicampur dengan cabe, irisan bawang, dan diberi perasan jeruk menghasilkan kombinasi yang cukup pas dilidah, sambal yang ketiga yang saya coba adalah sambal ikan lais, bagi saya penggemar berat ikan lais sambal yang satu ini tidak boleh terlewatkan karena ikan laisnya gurih dengan teksur yang pas wajib sobat coba, dan terakhir sambal tencalok yang juga sayang untuk dilewatkan rasanya gurih, manis, dan pedasnya pas dilidah, dan rasanya juga cukup segar.

Menu Melayu Rumahan Di Pondok Area
Asam pedas ikan baung, Courtesy tukangjajanjalan.com

Menu Melayu Rumahan Di Pondok Area
Tumis pakis, Courtesy tukangjalanjajan.com

Berpindah mencicipi asam pedas ikan baung yang berkuah kuning jernih yang tentunya sangat berbeda dengan asam pedas yang biasa saya cicipi yang berwarna merah ke oranyean ditambah dengan penggunaan ikan baung yang sangat jarang digunakan sebagai asam pedas, ternyata usut punya usut asam pedas ini merupakan asam pedas khas untuk wilayah Kalbar bagian “hulu” seperti Kota Sintang, Putussibau, Sanggau, Sekadau, Nanga Pinoh yang kaya akan ikan sungai seperti ikan baung ini sobat, untuk rasanya sendiri asam pedas ini sangat mengagumkan tidak tercium aroma amis dari ikan baung ini, rasanya gurih dengan aroma daun kesum, serta keasaman dari terung asam yang ahh sedap banget sobat.

Menu Melayu Rumahan Di Pondok Area
Roti cane dan gulai ayam, Courtesy tukangjalanjajan.com

Mari kita cicipi sayur mayur  yang disajikan ada sayur keladi dan sayur pakis, sayur keladinya dimasak dengan cara yang pas, kematangan batang dan umbi keladinya sangat memuaskan, serta tidak ada lendir yang biasanya muncul dibatang keladi apabila cara memasaknya tidak pas, kuahnya gurih serta cukup asam dan pedas bagi saya, ya wajib dicoba sob, untuk sayur pakisnya teksturnya bagus memberikan sensasi kriuk-kriuk yang dibutuhkan.
Yang terakhir namun tidak boleh dilewatkan adalah roti cane disertai gulai ayam, siapa yang tidak kenal dengan roti cane di Kota Pontianak tercinta ini, namun siapa sangka roti cane bias ditingkatkan ke level yang seperti ini roti yang lembut ditemanin dengan gulai ayam yang berlemak tentunya akan menggugah selera makan siapa saja, saya cukup takjub dengan gulai ayamnya sob, rasa yang gurih, berlemak, dan kental, cara memasak gulai ayam yang menakjubkan, daging ayamnya langsung lepas dari tulangnya saking lembutnya, serta ditambah telur dan kentang sungguh nikmat kuliner yang mana yang engkau dustai.

Gimana sobat? Ngilerkan?? Segera datang dan serbu Pondok Area, jangan ragu dan bimbang karena menu yang disajikan sudah pasti top markotop dan sangat cocok di cuaca yang sering hujan seperti sekarang ini, sampai jumpa di review saya selanjutnya sob, tetap pantengin terus reviewapaaja.com karena masih banyak lagi preview dan review saya kedepannya.(RAA)

Baca Juga : Kopi Bandar Muzakki
Klik Disini Untuk Memberikan Komentar

0 komentar